A. Penyesuaian Diri Dalam Pekerjaan
Ketika
nilai-nilai dan kemampuan yang cocok dengan Pola Kemampuan Kerja dan Pola
penguat Kerja, konselor memiliki tiga alat yang tersedia: Pentingnya Minnesota
Kuesioner bentuk laporan, manual GATB (Departemen Tenaga Kerja Amerika, 1979),
dan Minnesota Occupational Reinforcer Patterns (MOSC). Semua dapat membantu
dalam mengidentifikasi pekerjaan. Yang berguna bagi klien untuk mengeksplorasi
lebih lanjut. Selain itu, konsep yang relatif baru namun bermanfaat adalah
bahwa gaya penyesuaian. Konsep ini menyangkut tingkat kesesuaian antara orang
dan lingkungan. Empat kualitas ini cocok menggambarkan: fleksibilitas,
keaktifan, reactiveness, dan ketekunan. Semua alat ini dapat membantu klien dan
konselor menggunakan kekayaan informasi dan mempersempit jumlah alternatif
kerja sehingga klien dapat memiliki sejumlah pilihan. Ketika klien mengambil
Minnesota Importance Questionnaire, mereka menerima nilai pada enam nilai-nilai
dan kebutuhan dijelaskan sebelumnya 20 pada 90 sebuah pekerjaan.
Dalam hal dunia kerja pentingnya
diri sendiri untuk menyesuaikan dengan pekerjaan tersebut, penyesuain diri
pekerjaan ini sangat penting untuk memahami kepuasan kerja, penyesuain dalam
persediaan dan permintaan dan pergantian pekerjaan. Hal ini sangat wajar dalam
di dunia pekerjaan.
Pengertian Kepuasaan Kerja
menurut Wexley dan Yukl : mengartikan kepuasan kerja sebagai “the way
an employee feels about his or her job”. Artinya bahwa kepuasan kerja adalah
cara pegawai merasakan dirinya atau pekerjaannya. dapat disimpulkan bahwa
kepuasan kerja adalah perasaan yang menyokong atau tidak menyokong dalam diri
pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kondisi dirinya. Perasaan yang
berhubungan dengan pekerjaan melibatkan aspek-aspek seperti upaya, kesempatan
pengembangan karier, hubungan dengan pegawai lain, penempatan kerja,
dan struktur organisasi. Sementara itu, perasaan yang berhubungan dengan dirinya
antara lain berupa umur, kondisi kesehatan, kemampuan dan pendidikan.
B. Waktu Luang
Memanfaatkan
waktu luang dengan positif bias saja dengan berolahraga, membaca buku,
menghabiskan waktu bersama dengan keluarga atau orang yang terkasih.
Memanfaatkan waktu luang yang bermanfaat dan berguna.
Sumber:
Atwater,
E., 1983, Psychology of Adjustment, Personal Growth in a Changing
Worls, 2nd Ed., Prentice Hall, New Jersey
Schultz,
D., 1983, Psikologi Pertumbuhan, Model-Model kepribadian yang Sehat,
Kanisius, Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar